Praktikum Penkom

haduhhhh susahhhh konek

Categories: pertama | Tags: , , | Leave a comment

PERTANIAN DI JEMBER

Kabupaten Jember dengan luas wilayah ± 3.293,34 Km persegi, mempunyai potensi besar untuk berkembang menjadi kota raya. Tanahnya yang subur menjadikan kota di belahan timur Jawa Timur ini dikenal sebagai daerah agraris dan penghasil berbagai komoditas pertanian, hortikultura dan perkebunan. Dari segi topografi, sebagian Kabupaten Jember di wilayah selatan merupakan dataran rendah yang relatif subur untuk pengembangan tanaman padi dan tanaman pangan lainnya. Secara keseluruhan wilayah Kabupaten Jember memiliki curah hujan yang relatif cukup, yaitu antara 1.471 mm – 3.767 mm pertahun .Dengan demikian Kabupaten Jember merupakan daerah subur untuk kegiatan pertanian dan perkebunan. Karena itu wajar, kalau setiap tahun Kabupaten Jember mengalami surplus beras hingga mencapai 200 ribu ton .

Untuk masa mendatang Jember mencoba untuk mengembangkan tanaman impor, seperti Buah Naga Merah (Dragon Fruit) dan Cabe Jepang (Bullnose Pepper).
Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas tentang produksi tanaman pangan maupun luas panen yang meliputi tanaman padi, jagung, kedelai dan tanaman pangan lainnya.Buah Naga (hylocereus undatus) kini menjadi salah satu komoditi andalan Dinas Pertanian Jember. Buktinya, hasil penjualan buah Naga pada panen bulan ini mencapai Rp150 juta. Itu dari hasil budidaya milik Dinas Pertanian sendiri. Belum buah Naga yang dibudidaya oleh masyarakat , luas budidaya yang dimiliki oleh Dinas Pertanian Jember mencapai tiga hektare. Tanaman satu ini belakangan makin digemari. Konon, buahnya punya khasiat menyembuhkan banyak penyakit. Selain itu, penampilannya tak kalah menawan dibanding tanaman hias. Namanya belakangan jadi buah bibir. Kenapa? Penampilannya, jelas memang menarik. Bulat mengerucut dengan batang segitiga yang tak lazim. Biasanya, segi empat atau malah banyak segi. Tubuhnya dihiasi duri, meski pendek dan tidak mencolok. Sepintas, mirip kaktus. Bobot tubuhnya lumayan, per buah mencapai setengah kilo.

Kebun buah naga tersebut terletak di kawasan wisata Rembangan, Jember.Sementara itu jika di gabungkan dengan budidaya milik masyarakat, luas kebun buah Naga di kabupaten itu mencapai 12 hektare. Setelah Maret biasanya musem panen mulai menurun, meskipun buah Naga masih berbuah tetapi pada bulan-bulan tersebut dipergunakan untuk perawatan, seperti pemupukan dan penyemaian.

Standar hasil produksi yang diterapkan Dinas Pertanian adalah buah dari tanaman yang pemupukannya menggunakan organik. Sebab hal itu akan berdampak pada kualitas buah. Selama ini, buah naga di Jember dijual sekitar Rp20.000 untuk buah naga putih, merah Rp40.000 dan kuning Rp70.000.Dinas Pertanian Jember sendiri, lebih banyak membudidayakan buah naga putih, yaitu mencapai 90% dari total luas area yang ada. Sementara 6% jenis buah Naga merah dan 4% buah Naga kuning

Categories: General | Leave a comment